by

Wagub Kepri Hj. Marlin Agustina Ingatkan Generasi Muda Kepri Harus Bebas Narkoba

Ket Foto : Wagub Kepri, Hj. Marlin Agustina saat mengikuti Rakornas Secara Virtual tentang P4GN

InDepthNews.id (Batam) – Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina mengatakan generasi di Kepri punya peran penting dalam kemajuan daerah ini. Mereka harus terus mewujudkan mimpi besar untuk kemajuan daerah ini dengan tumbuh sehat tanpa narkoba. Juga menumbuhkan mental perlawanan terhadap narkoba.

“Narkoba itu musuh bersama yang mengancam dan merusak kehidupan bermasyarakat. Karena itu kita harus berjuang bersama membersihkan Kepri dari penyalahgunaan narkoba. Generasi Kepri harus bebas dari narkoba,” kata Wagub Marlin usai menghadiri Rakornas  (rapat koordinasi) nasional evaluasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Rakornas  P4GN) dari Graha Kepri, Batam, Selasa (24/8).

Wagub Marlin mengikuti rakor itu secara virtual. Acara dibuka oleh Menko Polhukam Mahfud MD dan dihadiri oleh Gubernur/Wakil Gubernur seluruh Indonesia serta stakeholder terkait.

Wagub Marlin tampak menyimak berbagai arahan yang disampaikan Menko Mahfud saat membuka acara. Sesekali mencatat beberapa hal yang dianggap penting. Wagub Marlin pun menggarisbawahi beberapa poin yang disampaikan Menko Mahfud dan membicarakan dengan Plt. Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kepri Efrida Tambunan. Agar menanggapi hal-hal yang disebut Menko saat sambutan yang perlu diperhatikan daerah.

Mengingat pentingnya arahan tersebut, karena narkoba tidak hanya menjadi urusan BNN (Badan Nasional Narkotika) namun juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan seluruh elemen bangsa. Semua harus terlibat seluruhnya dalam penyelesaian masalah narkoba.

Apalagi di saat pandemi Covid-19 catatan BNN pusat memperlihatkan adanya peningkatan penyalahgunaan narkoba. Data BNN disebutkan Menko Mahfud dari Januari – Maret 2021  mencatat peningkatan narkoba dari tahun 2020. Sampai Maret 2021 barang bukti sabu yang diperoleh mencapai 808,67 kg (70.19 persen). Sementara tahun 2020 barang bukti hanya sebanyak 1.152,2 kilogram. Ada 684 daerah dan ribuan jalur tikus rawan narkoba.

(Humpro/Parlin)

Comment

News Feed