by

LM2R Sangat Kecewa. Jefrizal : Bupati Adil Pengecut, Semoga Jabatannya Tidak Lama.

InDepthNews.id (Meranti) –Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) kembali datangi Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang, pagi ini, untuk lakukan Audensi secara langsung bersama H. Adil selaku Bupati, terkait protes Jalan satu arah yang sengsarakan rakyat berakhir dengan kekecewaan. Selasa (16/11/2021).

Pasalnya, Bupati Kepulauan Meranti yang menurut LM2R siap menunggu kehadiran LM2R untuk mendengar aspirasi Masyarakat melalui LM2R terkait Jalan satu arah, namun Bupati Adil terkesan tidak mau menemui LM2R tampa alasan apapun, namun di ketahui Bupati Adil berada Di Kantornya, tepatnya di lantai dua.

“Ya, kita sangat kecewa sekali terhadap Bupati Kepulauan Meranti, karna katanya dia (Bupati Adil/Red) siap menunggu kehadiran kita untuk membicarakan kebijakan one way, namun dia (Bupati Adil/Red) tidak berani menemui kita,” ungkap jefrizal kepada media ketika ditemui di luar halaman kantor bupati saat keluar dari dalam ruangan Audensi.

Sambung Jefrizal. “Kita sudah masukan surat Audensi dan Somasi dua kali, ke Mapolres juga terkait pemberitauan dan bahkan ke Pemkab juga, bahwa kita akan mengadakan Audensi dan somasi, kita lihat pihak Kepolisian sudah bersusah payah datang ke kantor Bupati, begitu juga dengan Satpol PP untuk memflof up perkembangan gerakan kita, tapi karna ini yang terjadi dengan langkah pengecutnya Bupati kita pada hari ini dan ini bentuk ketimpangan bupati kita dalam keseriusan membangun Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai, sangat terkesan tidak ada Jiwa sportifitas sama sekali atas kebijakan yang tidak punya payung hukum itu,”.

“Yang ada dalam ruangan Audensi tadi itu adalah kucing – kucing Bupati, yang tidak bisa memberikan keputusan, dan mereka tidak tau apa – apa, melainkan asal sedap jabatannya saja, dan sekali lagi yang kami mau adalah kebijakan bupati yang punya otak untuk duduk bersama mendengarkan apa yang menjadi persoalan, dari masyarakat yang hari ini rasakan, sangat menyengsarakan masyarakat, menyusahkan pedagang dan bahkan dipertambah sore hari lagi jadwalnya. Inikan kerja gila,” ujarnya.

Tambahnya lagi. “Mungkin inilah rasa kekecewaan kami dan semoga bapak bupati kita tidak dilamakan jabatannya, dan kami akan terus mengawal, karna ini merupakan aspirasi penting bagi kami bahwa Bupati Meranti hari ini pengecut, Bupati hari ini tidak sportif, Bupati hari ini telah meruntuhkan sendi – sendi keadilan untuk Masyarakat Meranti,”.

“Kita bukan siapa – siapa, namun ketika kita membela Masyarakat hari ini, jika kita bertengkar, matipun kita mau, tapi tidak dihadapi dengan orang pengecut seperti Bupati Kepulauan Meranti,” tutupnya.

(BATUBARA).

Comment

News Feed