by

Lagi Merekap Nomor, Bandar Judi Jenis Sijie Singapura Ini Diciduk Polisi

InDepthNews.id (Bintan) – Bandar sijie singapura berinisial JS Als JG (56 Th) ditangkap Satreskrim Polres Bintan di Desa Sebung Pre Kec. Teluk Sebong Kec. Teluk Bintan saat sedang menulis atau merekap angka-angka pada buku rekapan sesuai dengan pesanan dari pembeli angka Sijie yang akan diputar pada pukul 18.00 Wib di Singapure.

“Penangkapan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang melaporkan bahwa ada seorang bandar sijie singapura berinisial JS Als JG (56 Th)di Desa Sebung Pre kec. Teluk Sebong Kec. Teluk Bintan,” Kata
Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Dwihatmoko Wiroseno, S.H.,S.I.K, Kanit IV Sat. Reskrim Polres Bintan IPTU Nyoman Ananta Mahendra, S.Tr.K, dan Kasihumas Polres Bintan IPDA Missyamsu Alson dalam Konferensi Pers, Jumat (5/11).

Adapun pada saat dilakukan penangkapan ditemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp 550.000, buku catatan rekapan, dan 2 unit Handphone, selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Bintan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui menerima pemasangan angka Sijie atau Togel Singapure dengan cara menerima pemasangan angka dari para pembeli melalui Handphone dengan cara pesan Whatsapp dan SMS kemudian tersangka menulisnya dibuku rekapan,” Ungkap Tidung

Dan untuk menentukan pemenangnya, Sambung Tidung, dapat dilihat dari situs Internet. Apabila si Pembeli memenangkan angka yang sesuai dengan pesanan, maka pembeli akan mendapatkan hadiah yang berlipat ganda dari nominal uang yang dibelinya, namun apabila angka yang dibeli oleh pembeli tidak sesuai dengan angka nomor yang keluar maka uang pembelian tersebut menjadi milik tersangka JS Als JG.

“Tersangka mengakui menjadi Bandar Judi jenis Sijie sudah berjalan 4 (empat) bulan dengan keuntungan puluhan juta rupiah,” ujarnya

“Saat ini Tersangka dilakukan penahanan yang dijerat dengan pasal 303 ayat 1 K.U.H.Pidana dengan ancaman kurungan penjara paling lama 10 tahun”, tutup Tidar.

(Eko)

Comment

News Feed