by

Satres Narkoba Meranti Akan Razia Tempat Hiburan Malam Di Selatpanjang.

InDepthNews.id (Meranti) –Dalam peredaran Narkotika jenis Ekstasi di Kabupaten Kepulauan Meranti khususnya di Selatpanjang menjadi Atensi dari Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satres Narkoba) Polres Meranti.

Peredaran Narkotika Jenis Extasi itu diduga marak diperjual belikan dan digunakan di ruangan karaoke (Karaoke Room) sehingga sulit untuk terpantau.

Selain itu, peredarannya juga diduga berada di lokasi ruangan yang terdapat tamu atau pengunjung yang sedang dalam pengaruh alkohol dan di dalam ruangan yang sangat tertutup (VIP).

Lihainya para pengedar Narkoba dalam bertransaksi juga dinilai menjadi salah satu faktor, dan pihak Sat Resnarkoba dalam hal ini harus bekerja keras untuk melakukan penyelidikan agar bisa mendapatkan informasi yang akurat dan pasti terkait transaksi Narkotika dan sejenisnya.

Hal tersebut di Paparkan oleh Iptu Darmanto, SH selaku Kepala Satuan Reserse (Kasatres) Narkoba Polres Kepulauan Meranti saat ditemui media ini dalam wawancara khusus terkait maraknya peredaran dan pengguna Narkoba jenis ekstasi di THM Selatpanjang ini.

“Dalam mengungkap kasus ekstasi di dalam Tempat Hiburan Malam khususnya Selatpanjang kita tetap atensi dan sangat hati – hati dalam melakukan penyelidikan agar dalam penindakkan nantinya pergerakan kami tidak bisa dibaca oleh para pengedar atau pengguna, Karena lokasinya tidak terbuka, seperti di Room Karaoke, mereka sangat teliti, dan sangat lihai dalam bertransaksi,” ungkapnya, Sabtu (02/09).

“Kita akan lakukan razia mendadak, kita akan sisir lokasi setiap Tempat Hiburan Malam, namun kita lakukan secara mendadak, agar tidak bocor informasinya, target utama kita Karaoke Room, dan waktunya juga akan kita lakukan saat mereka sedang dalam pengaruh Narkotika,” paparnya.

“Polri tidak akan memberi toleransi dan akan menindak tegas, jika ditemukan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ucapnya.

Terkait hal itu, media ini juga mengundang Roni selaku Manager Di Paragon Karaoke Room untuk melakukan wawancara terkait penyalahgunaan Narkoba jenis Ekstasi yang diduga sering terjadi di lokasi tempat kerjanya melalui pesan via WhatsApp.

Hingga berita ini di unggah, Roni belum membalas pesan (undangan wawancara) yang di layangkan oleh media ini.

(BATUBARA).

Comment

News Feed