by

Bupati Meranti Telah Layak Di Makzulkan. DPRD Meranti Terkesan Mati Suri.

InDepthNews.id (Meranti) –Terkait adanya kebijakan Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil yang merumahkan ribuan honorer Di Kebupaten Kepulauan Meranti menimbulkan dampak buruk hingga terjadinya Aksi Demo terhadap pemerintah dan masyarakat Di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Selasa (04/01/2021).

Syukrizal yang akrap di sapa Ayi Selaku ketua Persatuan Pemuda Tempatan (PERPAT) kabupaten Kepulauan Meranti ikut akat bicara akibat mendengar keresahan masyarakat Meranti yang terkesan di zolimi.

“Kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti agar memakzulkan Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, karna dinilai tindakan yang dilakukan Bupati Haji Muhammad Adil sudah melakukan tindakan yang melawan hukum, dan sudah melakukan pembohongan publik (azas peraduga tidak bersalah),” ungkapnya kepada media ini.

Tambahnya lagi. “Sudah saatnya Wakil Rakyat (DPRD/Red) melakukan tindakan memakzulan Bupati, dengan dirumahkan tenaga honorer, kemana lagi Meraka mau mengadu, pedih, perih, pahit, mencekam diri, dengan tidak adanya pekerjaan dan sumber pencarian, saatnya Rakyat bersatu padu,”.

“Saya berharap semua elemen bersatu padu membahas ini, karna ini terkait masa depan tanah jantan, orang banyak yang pintar namun banyak hanya diam tak memberikan sungbangsi yang baik bagi daerah kita ini, mari kita perjuangkan daerah kita bersama memberika solusi yang baik,” harapnya.

Disamping itu, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardiansyah saat di konfirmasi melalui pesan via WhatsApp pribadinya menjelaskan bahwasanya Pemakzulan dapat dilakukan jika jelas bupati melanggar Undang – undang yang ada.

“Pemakzulan dapat dilakukan jika Kepala Daerah melanggar Undang – Undangan,” tutup yang sering di sapa Jack tersebut.

(BATUBARA).

Comment

News Feed