by

Bawaslu Tanjungpinang Adakan Rakor Dan Penganugerahan Piagam Untuk Stakeholder

IndepthNews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan stakeholder. Rakor tersebut mengambil tema “Evaluasi Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Tahun 2020 di Kota Tanjungpinang”.

Rakot tersebut juga sekaligus disejalankan dengan penganugerahan Piagam Penghargaan dan Cinderamata kepada sejumlah pihak, sebagai apresiasi atas peran aktif dalam menyukseskan pesta demokrasi, bertempat di Hotel Aston, Jumat (26/2/2021).

Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini dalam sambutannya menjelaskan bahwa Rakor tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap proses penyelenggaraan teknis dan pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Kota Tanjungpinang, agar peran Bawaslu maupun KPU dan stakeholder terkait, semakin baik,  profesionalitas dan berkualitas dalam menyukseskan pesta demokrasi kedepannya.

“Harapannya, tidak hanya sekedar berlangsungnya demokrasi elektoral, tetapi mampu mencapai kualitas demokrasi substansial. Serta yang paling penting, Rakor ini menjadi media koordinasi, apresiasi dan silaturahim bagi kita semua yang telah berkontribusi dan bekerjasama dalam mengawal pesta demokrasi,” tutur Zaini.

Zaini mengaku ada kebanggan tersendiri, karena Pilkada 2020 dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, namun ada peningkatan partisipasi pemilih hingga 62%, sementara Pilgub 2015 di Kota Tanjungpinang hanya 57%. Dan lebih menarik, menurunnya jumlah tren pelanggaran di Pilgub 2020.

Sementara itu Walikota Tanjungpinang, dalam sambutannya yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Tamrin Dahlan, M.Si mengapresiasi acara Rakor tersebut sebagai sarana koordinasi untuk meningkatkan kualitas Pilkada maupun Pemilu kedepannya.

“Terima kasih kepada Bawaslu, KPU, TNI, Polri dan stakeholder terkait yang telah menyukseskan Pilkada Tahun 2020”, ucap Tamrin

Hal senada disampaikan oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, Said Abdullah Dahlawi, dalam sambutannya sekaligus membuka acara Rakor secara resmi, bahwa kesuksesan Pilkada berkat kerja sama dan koordinasi yang baik semua pihak, baik penyelenggara Bawaslu, KPU, maupun semua stakeholder.

Hasil evaluasi, ternyata Tanjungpinang merupakan daerah yang terbanyak setelah Batam dalam kegiatan kampanye pasangan calon. Rendah dalam kasus penanganan pelanggaran, tinggi dalam partisipasi pemilih. Tentu ini dilandasi oleh optimalisasi pencegahan, pengawasan dan sosialisasi jajaran pengawas.

“Apresiasi kepada Bawaslu Kota Tanjungpinang, KPU, TNI, Polri dan semua stakeholder yang telah mengawal proses Pilkada di Kota Tanjungpinang secara baik dan kondusif”, kata Said Abdullah Dahlawi yang juga sebagai Kordiv. SDM dan Organisasi.

Dalam Rakor, Zaini memaparkan evaluasi dan refleksi dari hasil pencegahan, pengawasan, dan penindakan pelanggaran dalam Pilgub 2020 di Kota Tanjungpinang secara intensif, yang diuntungkan dengan tidak adanya Pilwako, karena telah dilaksanakan pada Tahun 2018 lalu, sehingga proses pengawasan lebih  optimal dan maksimal.

Zaini mengungkapkan, Dari dimensi SDM dan Pencegahan terdapat 528 orang SDM pengawas yang telah mengawal pesta demokrasi, mulai dari Bawaslu Kota Tanjungpinang, Panwascam, Pengawas Kelurahan, hingga Pengawas TPS. 32 orang kader pengawas alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP). Telah melaksanakan 30 kali sosialisasi pengawasan partisipatif dengan Ormas, OKP, Ormawa, Perguruan Tinggi, Forum RT/RW, Media Massa, dan ASN.

Dari dimensi pengawasan terdapat 1.199 Form A Laporan Hasil Pengawasan dari setiap tahapan. 60 surat himbauan kepada KPU Kota Tanjungpinang dan pihak terkait. 19 surat rekomendasi kepada KPU dan pihak terkait. Telah merekomendasi 310 pemilih kepada KPU Kota Tanjungpinang untuk dipastikan masuk ke dalam daftar pemilih demi melindungi hak pilih masyarakat. Terdapat 665 Alat Peraga Kampanye yang telah ditertibkan karena tidak sesuai dengan aturan. Ada 276 kegiatan kampanye yang telah diawasi. Terdapat 2 calon anggota KPPS yang sudah direkomendasikan ke KPU untuk ditindaklanjuti, diduga melanggar integritas dan netralitas sebagai penyelanggara.

Dari dimensi Penindakan Pelanggaran jika dicermati, tren pelanggaran pada Pilkada 2020 cenderung menurun, hanya ada 3 penanganan Pelanggaran, yaitu 1 temuan pelanggaran Netralitas ASN yang telah direkomendasikan ke Komisi ASN, 1 temuan Pidana Pilkada yang sudah diproses di Sentra Gakkumdu, dan sudah SP3 ditahap penyidikan. Berbeda dengan Pemilu 2019 yang terdapat 15 dugaan pelanggaran. Hal tersebut menunjukkan kontestan dan semua pihak semakin dewasa dalam proses kontestasi. Serta adanya optimalisasi pencegahan dan pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu dan jajaran pengawas, serta partisipasi pengawasan masyarakat.

Serta berkat inovasi pengembangan pengawasan partisipatif yang telah dilakukan, yaitu membentuk dan meresmikan Kampung Pengawasan Anti Politik Uang di Pulau Penyengat Indera Sakti, sebagai upaya meningkatkan peran masyarakat dalam mengawal Pilkada, dengan menolak dan melawan Politik Uang, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi. Diresmikan langsung oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia Rahmat Bagja, S.H, LL.M di Balai Adat.

Terakhir, sebagai upaya mendokumentasikan dan mengabadikan hasil pengawasan Pilkada Tahun 2020, Bawaslu Kota Tanjungpinang telah  menghasilkan 4 buku laporan, yaitu tentang Pengawasan, Pembentukan SDM Pengawas Lembaga Adhoc, Penyelesaian Sengketa, dan Penanganan Pelanggaran.

Selain itu, Bawaslu Kota Tanjungpinang melakukan reseach kepengawasan Pemilu dan Pilkada, lalu tulisan tersebut diabadikan dalam karya buku berjudul “Serial Evaluasi Pilkada Serentak Di Indonesia”, yang ditaja oleh Bawaslu Kepri, dibawah bimbingan para pakar dan ahli peneliti. Buku ini diharapkan sebagai ikhtiar kontribusi pemikiran dalam pengembangan literasi alam demokrasi elektoral di Indonesia. Buku tersebut dapat dinikmati, di pusat literasi “Pojok Pengawasan” Kantor Bawaslu Kota Tanjungpinang.

Acara Rakor berlangsung khidmat dan penuh suasana silaturahim. Bahkan tampak Ketua DPRD Hj. Yuniarti Pustoko Weni, SH Asisten I Tamrin Dahlan yang mewakili Walikota, serta stakeholder lainnya antusias mengikuti hingga selesai acara.

Comment

News Feed