by

STAI Miftahul Ulum Salurkan Beasiswa KIP Kuliah Kepada 12 Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2021/2022.

InDepthNews.id (Tanjungpinang) – Sebanyak 12 (dua belas) orang Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bantuan Beasiswa dari Kementrian Agama, Rabu (5/1/2022).

KIP Kuliah adalah bentuk intervensi pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, agar anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa kuliah.

H. Amir Husein Selaku Ketua STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang mengucapkan selamat kepada Mahasiswa penerima KIP Kuliah Tahun 2021 dan berharap, mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan menyelesaikan studi tepat waktu.

“KIP Kuliah berlaku empat tahun atau delapan semester jadi untuk mahasiswa penerima tolong untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan belajar dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan studi tepat waktu ,” ujar H.Amir Husien pada acara Penyerahan KIP Kuliah bantuan beasiswa dari Kementrian Agama di Aula Kampus STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, Rabu (05/2022)

Dalam kesempatan itu, Amir juga mengatakan kalau saat ini kesempatan masih terbuka lebar untuk para calon mahasiswa. Bagi calon mahasiswa yang kurang mampu tetapi memiliki ambisi besar, untuk dapat memanfaatkan program KIP Kuliah Merdeka untuk meraih masa depan.

Sementara itu, Suhardiman Wakil Ketua I Bidang Akademik berpesan agar para penerima KIP Kuliah untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih giat lagi belajar, karena tidak lagi risau memikirkan biaya kuliah.

“Belajarlah dengan baik dan percayalah dengan pendidikan membuat orang keluar dari kemiskinan dan membuat orang bermartabat, dan bisa mengubah kehidupan kita,” Pesannya

Suhardiman juga mengucapkan selamat kepada Mahasiswa/i yang Mendapatkan bantuan KIP Kuliah dan semoga bermanfaat dalam mengejar cita.

“Selamat Kepada Mahasiswa/i yang Mendapatkan bantuan KIP Kuliah semoga bermanfaat dalam mengejar cita-cita dan Semoga pendidikan di Provinsi Kepri ini semakin maju,” Pungkas Suhardiman

(Zahari)

Comment

News Feed